Wednesday, September 16, 2009

Update: Rapat Pleno pertama IAI Cabang Malang - Kepengurusan Baru

 Agenda Rapat Pengurus:

Silaturahim, saling kenal pengurus IAI masa bakti 2009-2012,
Menerima pendapat/aspirasi/wacana masing-masing pengurus,
Prioritas  Program  Kerja
Penjelasan Keorganisasian Asosiasi Profesi Arsitek
Pembahasan Kejelasan Masa Transisi, serah terima kepengurusan, file dan data-data organisasi
Informasi pekerjaan yang telah dilakukan pengurus harian tentang pemutakhiran data


Hasil pertemuan:

  • Membahas agenda IAI Malang selanjutnya
  • Masalah keanggotaan masih banyak yang bermasalah karena ketidak lengkapan data

Pada waktu yang akan datang, masing-masing pengurus diharapkan memperbaharui ide untuk agenda kepengurusannya.

Pertemuan diharapkan bisa berlangsung tiap 1 bulan sekali dengan acara bervariasi, seperti presentasi karya, presentasi tulisan atau pemikiran. Hal ini bisa dihubungkan dengan perolehan nilai KUM.

Untuk kepengurusan IAI Cabang Malang yang baru, diharapkan ada lebih banyak accessor dalam kegiatan IAI (tidak bergantung pada pengurus tertentu).

Kepengurusan yang baru akan mengadakan reformasi yang fundamental pada kepengurusan IAI Cabang Malang. Salah satunya adalah fakta bahwa tidak adanya "Dewan Kehormatan" untuk IAI Cabang.

Banyak isu yang dilontarkan, misalnya bagaimana pengurus baru dapat mewadahi keinginan untuk menghormati Aksesor IAI sebagai pendiri IAI di Malang. Bagaimana IAI bisa menjadi organisasi yang tidak terpengaruh oleh institusi tertentu, misalnya universitas, dalam hal independensi pemikirannya.

Dalam pertemuan ini, terdapat keinginan untuk menjembatani pemikiran 'senior' dan 'junior' dalam tubuh IAI Malang. Apa yang dilakukan para senior adalah hal yang sangat patut untuk dihargai dalam perjalanan kepengurusan sebelumnya.

Beberapa fungsi pengurus lama sebagai aset untuk kepengurusan diharapkan dapat dipertahankan dalam waktu-waktu kedepan. Tentang keanggotaan yang ada hingga saat ini akan diusahakan validitasnya, dalam arti terdapat validitas ulang keanggotaan bagi yang tidak aktif dalam jangka waktu tertentu. Dalam hal ini perlu pemberitahuan setidaknya lewat jalur komunikasi yang ada agar yang bersangkutan dapat merespon usaha validitas ini.

Hubungan lembaga IAI dengan institusi lain seperti Universitas-universitas, dapat dilakukan dengan terbuka dalam bentuk berbagai aktivitas. Masuknya personal dalam kepengurusan di IAI sebaiknya didasarkan pada kompetensi bidang personal yang bersangkutan. Namun, dalam hal ini perlu kita hindari 'atribut' institusi dalam berdedikasi dalam IAI Malang.

0 comments:

Post a Comment